by Putri Ghaida Musfirah
Dulu kubermimpi akan sesosok pria
Dulu kumencoba untuk membayangkannya
Dulu kuingin untukku pria itu melunakkan hatinya
Sayangnya semua itu dulu
Kini ketika kuterlanjur tahu
Kini dua saudaraku sudah mengenal lembaran baru
Kini aku tak lagi ingin itu
Sayangnya dia ada kini
Bukan rasa manis lagi yang kuinginkan
Bukan pula pahitnya kenyataan
Bukan hanya cinta untukku yang harus diberikan
Tapi cinta Allah yang dia hadirkan
Tidak lagi soal bila aku pun suka dia
Walau suka ada pada berdua
Jika bukan karena kehadiran Allah
Kaya pun aku merasa bersalah
Ya Rahman Ya Rahim
Ampunilah dosaku, Ya Karim
Tutupilah aib yang memalukan untukku dan untuk islam
Tuntunlah jalanku kepada jalan-Mu yang lurus
Buatlah jiwaku hanya untuk-Mu terus menerus
Dulu kubermimpi akan sesosok pria
Dulu kumencoba untuk membayangkannya
Dulu kuingin untukku pria itu melunakkan hatinya
Sayangnya semua itu dulu
Kini ketika kuterlanjur tahu
Kini dua saudaraku sudah mengenal lembaran baru
Kini aku tak lagi ingin itu
Sayangnya dia ada kini
Bukan rasa manis lagi yang kuinginkan
Bukan pula pahitnya kenyataan
Bukan hanya cinta untukku yang harus diberikan
Tapi cinta Allah yang dia hadirkan
Tidak lagi soal bila aku pun suka dia
Walau suka ada pada berdua
Jika bukan karena kehadiran Allah
Kaya pun aku merasa bersalah
Ya Rahman Ya Rahim
Ampunilah dosaku, Ya Karim
Tutupilah aib yang memalukan untukku dan untuk islam
Tuntunlah jalanku kepada jalan-Mu yang lurus
Buatlah jiwaku hanya untuk-Mu terus menerus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar